Yogyakarta, 22 Juli 2026 — Program Studi Magister Ekonomika Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (MEP FEB UGM) menyelenggarakan Tasyakuran Wisudawan Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Alumni Corner, Lantai I Sayap Barat FEB UGM tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas keberhasilan para wisudawan dalam menyelesaikan pendidikan magister.
Pada periode ini, MEP FEB UGM meluluskan sebanyak 11 wisudawan. Mereka terdiri atas empat wisudawan Konsentrasi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, masing-masing tiga wisudawan Konsentrasi Manajemen Aset dan Penilaian Properti serta Manajemen Aset dan Penilaian Bisnis, dan satu wisudawan Konsentrasi Manajemen Keuangan dan Aset Daerah. Dari sisi capaian akademik, IPK rata-rata wisudawan pada periode ini tercatat sebesar 3,61. IPK tertinggi 3,76 diraih oleh Wahyu Lisma Siami, S.E., M.Ec.Dev. dari Konsentrasi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Ia juga menjadi wisudawan berpredikat cumlaude pada periode ini.
Acara dihadiri oleh jajaran Pimpinan FEB UGM, Departemen Ilmu Ekonomi, Kaprodi dan Sekprodi, dosen pembimbing tesis, dosen pengajar, para wisudawan beserta pendamping, serta perwakilan Pemerintah Kota Kotamobagu. Hadir secara langsung Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Bapak Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., serta Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Kotamobagu Ibu Dra. Deevy Ritha Rumondor.
Tasyakuran kali ini memiliki arti khusus bagi kerja sama antara MEP FEB UGM dan Pemerintah Kota Kotamobagu. Satu orang wisudawan dari kelas kerja sama Pemerintah Kota Kotamobagu berhasil menyelesaikan studi pada periode ini. Kelulusan tersebut sekaligus menandai telah tuntasnya pendidikan seluruh 17 karyasiswa Pemerintah Kota Kotamobagu yang mengikuti program pendidikan di MEP FEB UGM.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Kotamobagu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MEP FEB UGM atas pendampingan serta penyelenggaraan pendidikan bagi para karyasiswa. Kerja sama tersebut dinilai memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pembangunan ekonomi, pengelolaan keuangan, serta pengelolaan aset daerah. Pemerintah Kota Kotamobagu juga menyampaikan komitmennya untuk turut memperkenalkan pengalaman baik dalam kerja sama pendidikan tersebut kepada pemerintah daerah di wilayah sekitarnya. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru antara MEP FEB UGM dan pemerintah daerah lainnya dalam pengembangan kompetensi aparatur serta penguatan tata kelola pembangunan daerah.
Melalui penyelenggaraan tasyakuran ini, Pimpinan FEB UGM dan Pengelola MEP FEB UGM menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan atas pencapaian yang telah diraih. Para lulusan diharapkan dapat terus mengembangkan pengetahuan dan kompetensinya serta memberikan kontribusi nyata bagi institusi, masyarakat, dan pembangunan daerah. Kelulusan seluruh karyasiswa Pemerintah Kota Kotamobagu juga menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia. MEP FEB UGM berharap kemitraan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaksanaan kerja sama pendidikan dengan berbagai pemerintah daerah di Indonesia.
(tria)


