Bandar Lampung – Dua mahasiswa Program Studi Magister Ekonomika Pembangunan (MEP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Wahyu Lisma Siami dan Quraish Al-Anshari, berpartisipasi sebagai pemakalah dalam 21st IRSA International Conference yang diselenggarakan oleh Indonesia Regional Science Association (IRSA) bekerja sama dengan Universitas Lampung pada 6–7 Juli 2026. Forum internasional tahunan ini mempertemukan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, serta mahasiswa dari berbagai institusi untuk membahas isu strategis pembangunan regional, transformasi ekonomi, dan keberlanjutan.
Dalam Parallel Session 2 yang bertema Digital Transformation in Finance and Economic Development, Wahyu Lisma Siami mempresentasikan penelitian berjudul “The Effect of Maternal Internet Access on Child Immunization in Indonesia: Exploring Regional Heterogeneity” di bawah bimbingan Heni Wahyuni, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D. Penelitian ini mengkaji pengaruh akses internet ibu terhadap status imunisasi campak anak di Indonesia dengan menggunakan data Susenas dan Podes. Diskusi yang berlangsung memberikan masukan berharga terkait strategi identifikasi penelitian, pemanfaatan data survei nasional, serta konstruksi variabel, yang memperkaya perspektif untuk pengembangan riset lanjutan.
Sementara itu, pada sesi bertema Unemployment, Social Challenges, and Labor Migration, Quraish Al-Anshari memaparkan penelitian berjudul “Does Local Content Requirement Policy Improve Export Competitiveness? Evidence from Indonesia’s Informatics and Telematics Industry” di bawah bimbingan Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc., M.A., Ph.D. Kajian ini menyoroti efektivitas kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam meningkatkan daya saing ekspor industri informatika dan telematika Indonesia, yang relevan dengan upaya pemerintah memperkuat industri nasional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai nilai global.
Selain mempresentasikan hasil penelitian, kedua mahasiswa juga mengikuti berbagai sesi plenary dan parallel yang membahas isu-isu terkini, mulai dari transformasi agrifood, inovasi regional, kesehatan lingkungan, tata kelola sumber daya alam, hingga pembangunan berkelanjutan. Partisipasi ini memberikan wawasan baru mengenai perkembangan metode penelitian kontemporer serta menjadi inspirasi bagi pengembangan studi di bidang ekonomi pembangunan.
Keikutsertaan mahasiswa MEP FEB UGM dalam forum internasional seperti IRSA International Conference mencerminkan komitmen program studi dalam mendorong diseminasi hasil penelitian dan memperkuat kapasitas akademik mahasiswa melalui keterlibatan aktif dalam komunitas ilmiah nasional maupun internasional.

[retno]


